SISTEM PENDATAAN KEBUDAYAAN TERPADU ALTERNATIF PERLINDUNGAN HUKUM EKSPRESI BUDAYA TRADISONAL

Nuzulia Kumala Sari, Dinda Agnis Mawardah

Abstract

Abstract

       Indonesia as a country that has customs, habits and cultural diversity with characteristics in each region. Cultural diversity itself is clearly seen in the geographical, ethnic, socio-cultural, religious and belief aspects. Traditional Cultural Expressions are one source of communal intellectual property containing the characteristics of traditional heritage produced, developed, and maintained by indigenous communities. Traditional Cultural Expressions become an attraction for commercial use so that it becomes one of the reasons for the need for legal protection of Traditional Cultural Expressions through the Integrated Cultural Data Collection System. The type of research in this paper uses normative juridical by examining various legal rules such as laws and literature containing theoretical concepts which are then linked and discussed in this paper.


 

Abstrak

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki adat istiadat, kebiasaan serta keberagaman budaya dengan ciri khas di setiap daerahnya. Keberagaman budaya itu sendiri terlihat jelas pada aspek-aspek geografis, etnis, sosio cultural, agama dan kepercayaan. Ekspresi Budaya Tradisonal merupakan salah satu sumber dari kekayaan intelektual komunal yang mengandung karakteristik warisan tradisional yang dihasilkan, dikembangkan, dan dipelihara oleh komunitas masyarakat adat. Ekspresi Budaya Tradisional menjadi daya tarik untuk dimanfaatkan secara komersial sehingga menjadi salah satu alasan perlunya perlindungan hukum terhadap Ekspresi Budaya Tradisional melalui Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu. Tipe penelitian dalam penulisan ini menggunakan yuridis normatif dengan mengkaji berbagai aturan hukum seperti undang-undang dan literature yang berisi konsep-konsep teoritis yang kemudian dihubungkan dan dibahas dalam penulisan ini.


 

 

Keywords

Legal Protection, Traditional Cultural Expression, Integrated Cultural Data Collection System.

Full Text:

PDF

References

A. BUKU

Ahmad Ubbe, 2009 Laporan Tim Pengkajian Hukum tentang Perlindungan Hukum Kebudayaan Daerah, Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan HAM RI.

Agus Sardjono, 2006, Hak Kekayaan Intelektual dan Pengetahuan Tradisional, Alumni: Bandug.

Moch. Isnaeni, 2016, Pengantar Hukum Jaminan Kebendaan, Surabaya: PT. Revka Petra Media.

Ok. Saidin, 2006, Aspek Hukum Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Right), Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Philipus M. Hadjon, 1987, Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia, Surabaya: PT. Bima Ilmu.

Suyud Margono, 2015, Hukum Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pustaka Reka Cipta: Bandung.

B. SUMBER HUKUM

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. 13 Tahun 2017 tentang Data Kekayaan Intelektual Komunal.

C. JURNAL

Abdul Atsar, 2017, Perlindungan Hukum terhadap Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Jurnal Law Reform Volume 13 Nomor. 2.

Dyah Permata Budi Asri, 2018, Perlindungan Hukum terhadap Kebudayaan melalui Worl Heritage Centre UNESCO, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 25 Nomor 2.

Dyah Permata Budi Asri, 2018, Perlindungan Hukum Preventif terhadap Ekspresi Budaya Tradisional di Daerah Istimewah Yogyakarta berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Jurnal of Intellectual Property Volume 1 Nomor 1.

Etty Susilowati, 2015, Potensi Warisan Budaya Tradisional dalam Ranah Hukum Hak Kekayaan Intelektual, Masalah-Masalah Hukum, Volume 44 Nomor 1.

Hendra Djaja, 2016, Perlindungan Hukum terhadap Ekspresi Budaya Tradisional dalam Prespektif Undang-Undang Hak Cipta, Jurnal Cakrawala Hukum Volume 1 Nomor 1.

Lina Marina, 2019, Dessy Sunarsi, Kepastian Perlindungan Hukum Kesenian Tradisional sebagai Ekspresi Budaya Tradisional dalam Menunjang Kepariwisataan Indonesia, Jurnal Industri Pasriwisata Volume 2 Nomor 2.

Nuzulia Kumala Sari, Muhammad Rezka Eki Prabowo, 2020, Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual terhadap Tari Petik Kopi sebagai Warisan Budaya Kabupaten Jember, Law Journal, Volume 2, Nomor 1.

Retnani Amuwarningsih, 2018, Perlindungan Budaya Tradisional Indonesia melalui Pencatatan dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu, Jurist-Diction: Volume 1 Nomor 1.

Sri Walny Rahayu, Widya Fitrianda, 2020, Ekspresi Budaya Tradisional Lagu Aceh dan Model Pewarisannya, Aceh Traditional Cultural Expression and Its Inheritance Model, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, Volume 22, Nomor 1.

Sylvan Murnu D. Hutabarat, 2015, Perkembangan dan Perlindungan Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional Ditinjau dari Prespektif Hak Kekayaan Intelektual, Jurnal Yuridis Volume 2 Nomor 2.

D. KARYA ILMIAH

Dinda Agnis Mawardah, 2020, Skripsi: Perlindungan Hukum Festival Petik Laut sebagai Ekspresi Budaya Tradisional Jember, Jember: Univ. Jember.

E. INTERNET

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/06/pembagian-manfaat-prinsippemanfaatan-objek-budaya-oleh-pihak-asing, 19 April 2020. Pembagian Manfaat Objek Kebudayaan oleh Pihak Asing. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://.hukumonline.com/berita/baca/lt4c85d2b87c69c/perkembangan-hki-terhambat-sifat-komunal-masyarakat, 19 April 2020 Perkembangan HKI Terhambat Sifat Komunal Masyarakat. Jakarta: Hukum Online, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://dapobud.kemdikbud.go.id/, 19 April 2020. Data Pokok Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atau lihat https://www.youtube.com/watch?v=Hf658mDMrPw., 19 April 2020. DAPOBUD Mekanisme SPKT (Sitem Pendataan Kebudayaan Terpadu), Jakarta: Budaya Saya, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://www.youtube.com/watch?v=ra_7wfM8uT8, 19 April 2020. DAPOBUD - Pemajuan dilakukan oleh bebera K/L. Jakarta: Budaya Saya, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://www.youtube.com/watch?v=-HRpVTE1Ue0&t=90s, 19 April 2020. DAPOBUD- Data Pokok Kebudayaan. Jakarta: Budaya Saya, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://www.youtube.com/watch?v=QCoo1uQTjzA, 19 April 2020, DAPOBUD-Rencana Kedepan. Jakarta: Budaya Saya, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://www.youtube.com/watch?v=lCc8nJ8IpyA, 19 April 2020. DAPOBUD- UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Jakarta: Budaya Saya, diakses pada tanggal 19 April 2020.

https://www.goethe.de/resources/files/pdf205/hilmar-farid---15-juni-2020.pdf, 12 Juni 2021. Hilmar Faris Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu, Data Budaya Terbuka di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan, diakses pada tanggal 12 Juni.

https://pemajuankebudayaan.id/undang-undang/, 13 Juni 2021. Pemajuan Kebudayaan. Jakarta: Koalisi Seni, diakses pada tanggal 13 Juni 2021.