HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KREDIT PERBANKAN DALAM PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN INDONESIA

Ferry Gunawan Christy

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat membawa kemajuan hampir pada seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam rangka pembangunan ekonomi Indonesia, bidang hukum menjadi perhatian yang serius dalam pembinaan diantaranya adalah bidang hukum jaminan. Sama halnya dengan hak cipta jika dijadikan jaminan sebagai kredit perbankan dapat mempercepat roda pembangunan perekonomian diberbagai sektor. Jaminan memiliki kaitan yang erat dengan bidang hukum benda dan perbankan, dibidang perbankan kaitan ini terletak pada fungsi perbankan yakni penghimpun dan penyalur dana bagi masyarakat, yang salah satu usahanya adalah memberikan kredit. Berdasarkan latar belakang tersebut, terdapat dua permasalahan yaitu, Pertama Bagaimanakah Kepastian hukum perjanjian kredit dengan jaminan fidusia atas hak cipta. Kedua, Bagaimanakah penjaminan hak cipta dalam perjanjian kredit yang berkeadilan sebagai upaya mengembangkan industri kreatif.

Penelitian ini menggunakan Metode Pendekatan yang disesuaikan dalam penulisan ini yaitu melalui pendekatan yuridis normatif dan yuridis komparatif. Yuridis normatif yaitu penelitian dengan menerangkan ketentuan-ketentuan dalam peraturan Perundang-undangan yang berlaku.Pengertian yuridis komparatif yaitu berdasarkan perbandingan hukum.

Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa, Pertama Keadilan terhadap perkembangan hak cipta yang dijaminkan sebagai kredit perbankan dan harus  dapat dilaksanakan, perubahan paradigma terhadap penjaminan yang semula menggunakan prinsip 5C sebagai syarat pemberian kredit sudah seharusnya dirubah untuk mendukung start up yang baru memulai bisnis. Kondisi tersebut harus diakhiri dengan jalan memperkuat jaminan dalam arti luas dengan melonggarkan jaminan dalam arti sempit dengan menggunakan konsep Jaminan Performa. Kedua, Substansi dari penguasaan negara adalah kekuasaan atau kewenangan yang diberikan kepada negara untuk memberikan perlindungan hukum dengan membentuk regulasi di bidang penjaminan hak cipta dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif.

 

Keywords

Keywords : Hak Cipta, Jaminan Kredit, Perbankan, dan Ekonomi Kreatif.

Full Text:

PDF

References

BUKU :

Abdulkadir Muhammad, Kajian Hukum Ekonomi Hak Kekayaan Intelektual, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2001.

Abdul Kadir Muhammad, Pengantar Hukum Perusahaan Indonesia, Citra Aditya Bakti. Bandung, 1995.

Didik J.Rachbini,”Mitos dan Implikasi Globalisasi” : Catatan Untuk Bidang Ekonomi dan Keuangan, Pengantar edisi Indonesia dalam Hirst, Paul dan Grahame Thompson, Globalisasi adalah Mitos, Jakarta, Yayasan Obor,2001.

Djuhaendah Hasan, Perjanjian Jaminan dalam Perjanjian Kredit, Proyek Elips dan Fakultas Hukum Universitas lndonesia, Jakarta, 1998.

Gatot Supramono, Masalah Penangkapan, Penahanan dalam Tingkat Penyidikan Tindak Pidana Hak Cipta, Pustaka Kartini, Jakarta, 1989.

Hutahuruk. M, Peraturan Hak Cipta Nasional, Airlangga, Jakarta, 1982.

John Braithwaite dan Peter Drahos, Global Business Regulation, (New York: Cambridge University Press, 2000.

J. Satrio, Hukum Jaminan Hak Jaminan Kebendaan, PT. Citra Aditya Bhakti, Bandung, 2007.

Lawrence M. Friedman, Legal Culture and the Welfare State: Law and Society-An Introduction, (Cambridge, Massachusetts, London: Harvard University Press, 1990.

Salim HS, Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia,Rajawali Pers, Jakarta, 2004.

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, UI-Press, Jakarta, 1986.

Saidin, Aspek Hukum Hak kekayaan Intelektual, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1995.

Simorangkir. JCT, Terjemahan dikutib dari buku Hak Cipta, Cetakan II, Jambatan, Jakarta, 1973.

Sri Soedewi Masjchoen Sofwan, Hukum Perdata: Hukum Benda, Liberty, Yogyakarta, 1981.

Yudha Bhakti Ardhiwisastra, Imunitas Kedaulatan Negara di Forum Pengadilan Asing, Alumni, Bandung, 1999.

JURNAL :

Andrea Tosato, “Security interest over intellectual property”, Journal of Intellectual Property Law & Practice, Vol. 6 No. 2.

Cakrawala Hukum Sidang UNCITRAL Working Group VI on Security Interest, New York, 19-23 Mei 2008 dalam Buletin Hukum Perbankan dan Kebansentralan, Vol.6, No.2, Agustus 2008.

Haedah Faradz, “Perlindungan Hak Atas Merek”, Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 8 No. 1, Januari 2008.

LAIN-LAIN :

Ahmad M. Ramli, Instrumen Hukum Internasional tentang Cyber Crime dan antisipasi dan Implementasinya dalam Hukum Nasional, Seminar Nasional, Jakarta, 2003.

Bisnis Indonesia, Senin, 23 Agustus 2010, hlm.1. pada tanggal 19-23 Mei 2008 telah dilaksanakan sidang ke-13 United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL) Working Group VI on Security Interests di New York, membahas materi security rights in intelectual property (hak jaminan dalam kekayaan intelektual) akan dijadikan sebagai collateral (agunan) untuk mendapatkan kredit perbankan secara internasional.

Erman Rajagukguk, “Globalisasi Hukum dan Kemajuan Teknologi: Implikasinya Bagi Pendidikan Hukum dan Pembangunan Hukum Indonesia,” pidato pada Dies Natalis Universitas Sumatera Utara Ke-44, Medan 20 November 2001.

Mahadi, Hak Milik Imateriil, Badan Pembinaan Hukum Nasional, Bina Cipta, lakarta, 1985.

Munawar Kholil, Sekilas Tentang Hukum Hak Cipta, disampaikan pada Pelatihan dan Pemanfaatan HKI bagi mahasiswa yang mempunyai Karya Inovasi, UNS, Surakarta, Juli 1999.

World Intelectual Property Organization, Intelectual Property Reading Material, WIPO Publiction No. 476 (E), Geneve 1995.