Model Ideal Partisipasi Masyarakat yang Responsif dalam Pembentukan Undang-Undang

Dodi Jaya Wardana

Abstract

Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 91/PUU-XVIII/2020 menegaskan bahwa prinsip demokrasi harus terwujud dalam proses pembentukan undang-undang. Hal ini diperkuat oleh Pasal 96 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan yang membuka ruang partisipasi masyarakat, baik secara luring maupun daring. Namun, ketentuan tersebut belum mengatur secara rinci mekanisme pelaksanaan partisipasi publik, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi mengurangi makna partisipasi bermakna dalam proses legislasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengaturan partisipasi bermakna serta merumuskan model ideal keterlibatan masyarakat dalam pembentukan undang-undang di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum yang digunakan meliputi UUD 1945, Putusan MK, dan literatur hukum terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi bermakna harus menjamin hak masyarakat untuk didengar, dipertimbangkan, dan memperoleh tanggapan atas pendapatnya. Oleh karena itu, mekanisme partisipasi publik yang jelas dan terukur diperlukan guna memperkuat legitimasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Keywords

Model Ideal; Partisipasi Masyarakat; Pembentukan Undang-Undang

References

Ahmad Pratiknyo, Dawam. “Partisipasi Masyarakat Digital Sebagai Tantangan Baru Untuk Pemilu Indonesia,” 2019.

Andriani, Henny. “Partisipasi Bermakna Sebagai Wujud Asas Keterbukaan Dalam Pembentukan Undang-Undang.” UNES Journal of Swara Justisia, 2023, 306–18. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/ujsj.v7i1.

Athiyyatul Mufidah, and Abdullah Syarofi. “Hubungan Antara Demokrasi Partai Politik Dalam Pemilihan Umum Di Indonesia.” The Republic : Journal of Constitutional Law 2, no. 1 (2024): 35–51. https://doi.org/10.55352/htn.v2i1.868.

Chandra, Helmi. “Perluasan Makna Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Undang-Undang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Expansion Meaning of Public Participation Constitutional Court” 19 (2022).

george. “Study on Stakeholders’ Involvement in the Implementation of the Open Method of Coordination ( OMC ) in Social Protection and Social Inclusion. Final Report.” Contract, no. Vc (2010): 1–240. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.36258.94405.

Hadiyati, Nur, and Hayllen Stathany. “Analisis Undang-Undang Ite Berdasarkan Asas Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia.” Mizan: Jurnal Ilmu Hukum 10, no. 2 (2021): 146. https://doi.org/10.32503/mizan.v10i2.1657.

Hidayati, Siti. “Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Undang-Undang (Studi Perbandingan Indonesia Dengan Afrika Selatan).” Jurnal Bina Mulia Hukum 3, no. 2 (2019): 224–41. https://doi.org/10.23920/jbmh.v3n2.18.

Iskandar, Dadi Junaedi. “Pentingnya Partisipasi Dan Peranan Kelembagaan Politik Dalam Proses Pembuatan Kebijakan Publik.” Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi 14, no. 1 (2017): 17–35. https://doi.org/10.31113/jia.v14i1.2.

Jazim Hamidi. Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher, 2008. http://library.stipjakarta.ac.id/index.php?p=show_detail&id=11007&keywords=.

Kotsiopoulos, I, N Paparoidamis, G Kolomvos, and P Rentzepopoulos. “Bringing Together and Accelerating EGovernment Research in the EU.” ICT for Government and Public Service Unit, European Commission, no. June (2009). https://joinup.ec.europa.eu/sites/default/files/files_epractice/sites/innovation_report_0.pdf.

Kubar, Urmo. “Estonian Civil Society Development Concept ( EKAK ): Framework for Cooperation Between Third and Public Sector Brief Overview and Some Learning Points,” no. May (2008).

Mandak, Ardila Putri Ananda. “Jurnal Fakultas Hukum Unsrat Lex Privatum. Vol 13. No. 01. 2024” 13, no. 01 (2024): 1–17.

Mannayong, Jumalia, Muh Rizal S, and Muhammad Faisal. “Transformasi Digital Dan Partisipasi Masyarakat : Mewujudkan Keterlibatan Publik Yang Lebih Aktif Digital Transformation and Community Participation : Realizing More Active Public Engagement.” Jurnal Administrasi Publik XX, no. 1 (2024): 51–72.

Martines, Francesca. “Insight Transparency of Legislative Procedures and Access to Acts of Trilogues :”European Papers 3, no. June (2018): 947–59. https://doi.org/10.15166/2499-8249/225.

Mlynarcikova Viktoria. “Transparency And Public Participation In Law Making Processes Comparative Overview and Assessment of the Situation in Macedonia.” October, no. October (2010).

Putra, Antoni. “Dalam Undang-Undang Cipta Kerja The Negligence Of Public Participation Principle An Analysis of Constitutional Court Decision Number 91 / PUU-XVIII / 2020” 17, no. 1 (2024): 81–105. https://doi.org/10.29123/jy/v17i1.613.

Ramadhan, Fahmi Firdaus. Mewujudkan Pembentukan Undang-Undang Yang Partisipatif. Edited by Rizqi Utami. Amerta Media, 2021.

Ricki. “Keterbukaan Informasi Publik Di Indonesia ( Perspektif Akuntabilitas , Transparansi Dan Partisipasi ) Public Information Disclosure In Indonesia” 12, no. 2 (2022): 62–75.

Riley, Cg. “The Changing Role of the Citizen in the E-Governance & e-Democracy Equation,” 2003, 1–111. http://www.tanzaniagateway.org/docs/Changing_role_of_the_citizen_in_the_E-governance_Edemocracy_equation_2003.pdf.

Rizkiyani Amelia Tolinggi. “Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan” 1, no. 2 (2024): 25–38.

Saifudin. “Proses Pembentukan UU : Studi Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pembentukan UU.” Hukum 16 (2009): 97.

Sarah Malena Andrea Dondokambey. “Penerapan Prinsip Partisipasi Masyarakat Bermakna (Meaningful Participation) Dalam Pembentukan Peraturan Daerah.” Lex Privatum Volume XI, no. 2 (2023): 5. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/46626.

Solihin, Markoni. “Jurnal locus : penelitian & pengabdian perlindungan hukum pekerja pasca pemberlakuan undang-” 1, no. 9 (2022): 717–37. https://doi.org/10.58344/locus.v1i9.573.

Staroňová, Katarína. “Introductory: Knowledge, Evidence and Policy Making in Slovakia.” Human Affairs 24, no. 3 (2014): 283–86. https://doi.org/10.2478/s13374-014-0226-9.

Sulaiman, King. “Model Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.” Perspektif Hukum 17, no. 2 (2019): 167. https://doi.org/10.30649/phj.v17i2.167.

Union, European, and United Kingdom. “Comparative Overview of European Standards and Practices in Regulating Public Participation 1,” no. October (2010): 1–32.

Wafa, Muhamad Khoirul. “Peran Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Undang-Undang” 03, no. 1 (2023): 87–103. https://doi.org/10.32332/siyasah.v4i1.