Menyoal Problematika Undang-Undang Cipta Kerja: Kajian dalam Perspektif Pembentukan Peraturan Perundang Undangan dan Negara Hukum Demokrasi

Rofi Wahanisa, AHMAD HABIB AL FIKRY

Abstract

Law as a means of realizing prosperity, its existence is so crucial in a democratic legal state. This cruciality makes the formation of laws which specifically can be called laws become a matter of concern. Therefore, the principles of nomocracy and democracy are accommodated in the Law on the Formation of Legislation. However, legislative practice that is not in accordance with normative ideas is a prevalence. One of them is the Job Creation Law, the creation of which has resulted in social delegitimization. This writing aims to analyze the problems of the Job Creation Law in the perspective of forming laws and democratic rule of law. The method used is normative juridical with literature study data sources, laws and regulations, and expert opinions. The formation of the Job Creation Law was not lawful and there was minimal public participation. The poor legislative system is shown by the existence of a Government Regulation in Lieu of Law on Job Creation which was later enacted into a law. This illustrates the pattern of non-compliance by the legislators and the form of ignoring the Constitutional Court Decision Number 91/PUU-XVIII/2020.

Keywords

The Job Creation Law; Legislation; and the Democratic Law Country

Full Text:

PDF

References

Anggono, Bayu Dwi. “Omnibus Law Sebagai Teknik Pembentukan Undang-Undang: Peluang Adopsi Dan Tantangannya Dalam Sistem Perundang-Undangan Indonesia.” RechtsVinding 9, no. 1 (2020): 17–37.

Asshiddiqie, Jimly, and M Ali Safa’at. Teori Hans Kelsen Tentang Hukum. Pertama. Jakarta: Konstitusi Press, 2006.

Awangga, Arif. Teknik Perancangan Perundang-Undangan. 1st ed. Bandung: CV Cendekia Press, 2020.

Azhary. Negara Hukum Indonesia. Jakarta: UI Press, 1995.

Farida, Maria. “‘Omnibus Law’, UU Sapu Jagat?” Kompas.com, 2020. https://www.kompas.id/baca/opini/2020/01/04/omnibus-law-uu-sapu-jagat.

Indonesia. Konsideran Mengingat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 (2011).

———. Konsideran Menimbang Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (2020).

———. Konsideran Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (2011).

———. Pasal 5 huruf f Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (2011).

———. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (2022).

———. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (1945).

———. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (2011).

———. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (2022).

———. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (2019).

Keyzer, Patrick. “The Indonesian Omnibus Law: Opportunities and Challenges.” 2020.

Mahkamah Konstitusi, Humas. “Perpu Cipta Kerja Dinilai Tak Memenuhi Syarat Kegentingan Memaksa.” Mahkamah Konstitusi. Jakarta, 2023. https://www.mkri.id/index.php?page=web.Berita&id=18845.

MD, Mahfud. Pergulatan Politik Dan Hukum Di Indonesia. Yogyakarta: Gema Media, 1999.

Mertokusumo, Sudikno. Mengenal Hukum Suatu Pengantar. 4th ed. Yogyakarta: Liberty, 1999.

Muhshi, Adam. Teologi Konstitusi: Hukum Hak Asasi Mnausia Atas Kebebasan Beragama Di Indonesia. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara, 2015.

Putra, Antoni. “Penerapan Omnibus Law Dalam Upaya Reformasi Regulasi.” Jurnal Legislasi Indonesia 17, no. 1 (2020): 1. https://doi.org/10.54629/jli.v17i1.602.

Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat. “RUU Tentang Cipta Lapangan Kerja (Omnibus Law).” DPR RI, 2020. https://www.dpr.go.id/uu/detail/id/442.

Republik Indonesia, Mahkamah Konstitusi. “Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XX/2022.” Jakarta, 2022.

———. “Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020.” Jakarta, 2020.

Republik Indonesia, Presiden. “Surat Presiden RUU Cipta Kerja.Pdf.” Jakarta, 2020. https://www.dpr.go.id/dokakd/dokumen/BALEG-RJ-20200605-095925-8502.pdf.

Rosseau, Jean Jacques. Discourse on Political Economy and The Social Contract. New York: Oxford University Press, 1994.

Sa’adah, Nabitatus. “Mahkamah Konstitusi Sebagai Pengawal Demokrasi Dan Konstitusi Khususnya Dalam Menjalankan Constitutional Review.” Administrative Law and Governance Journal 2, no. 2 (2019): 235–47. https://doi.org/10.14710/alj.v2i2.235-247.

Sahbani, Agus. “Berubah Setelah Persetujuan Bersama, Nasib UU Cipta Kerja Di Ujung Tanduk?” Hukum Online, 2020. https://www.hukumonline.com/berita/a/berubah-setelah-persetujuan-bersama--nasib-uu-cipta-kerja-di-ujung-tanduk-lt5f9aaf3e042a4.

Saifullah. Tipologi Penelitian Hukum (Sejarah, Paradigma, Dan Pemikiran Tokoh Di Indonesia). 1st ed. Bandung: Refika Aditama, 2018.

Setyo Prabowo, Adhi, and Dkk. “Politik Hukum Omnibus Law Di Indonesia.” Pamator 13, no. 1 (2020): 4.

Suhardin, Yohanes. “Peranan Negara Dan Hukum Dalam Memberantas Kemiskinan Dengan Mewujudkan Kesejahteraan Umum.” Jurnal Hukum & Pembangunan 42, no. 3 (2012): 302. https://doi.org/10.21143/jhp.vol42.no3.274.

Thohari, A Ahsin. “Reorientasi Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan: Upaya Menuju Undang-Undang Responsif.” Legislasi Indonesia 8, no. 4 (2011).

Tunjung Seta, Salahudin. “HAK MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.” Legislasi Indonesia 17, no. 2 (2020): 158.

Wahanisa, Rofi, and Ahmad Habib Al Fikry. “KETIDAKPATUHAN PEMBENTUK PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN: TERBITNYA PERATURAN PRESIDEN NOMOR 113 TAHUN 2021 TENTANG STRUKTUR DAN PENYELENGGARAAN BADAN BANK TANAH.” RechtsVinding 11, no. 113 (2022): 117–33.

Widayati. Negara Hukum, Konstitusi, & Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Semarang: Unissula Press, 2016.

Zaka Firma Aditya dan M. Reza Winata. “Rekonstruksi Hierarki Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia.” Negara Hukum 9, no. 1 (2018): 120.