Kesetaraan Batas Usia Perkawinan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menurut Fikih, Studi Gender, dan Efektivitas Hukum

Syahrudin Hidayat Hidayat

Abstract

Perubahan Undang-Undang Perkawinan telah mereproduksi persoalan sosial. Disaat pemerintah berusaha menurunkan angka pernikahan anak dan perkawinan sirri, justeru penerapan aturan pendewasaan usia perkawinan bagi wanita bertolak belakang dengan yang diharapkan. Studi ini berpendapat bahwa kebijakan tersebut telah memicu pengabaian masyarakat dalam bentuk peningkatan permohonan dispensasi dan prilaku perkawinan sirri di berbagai daerah, sehingga membutuhkan pengkajian lebih lanjut melalui berbagai sudut pandang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini model deskriptif kulalitatif dengan observasi, dan review kebijakan formal yang tersedia melalui media online. Kemudian ditelaah menggunakan perspektif hukum islam, studi gender dan efektivitas hukum. Hasilnya secara obyektif menggambarkan bahwa islam tidak spesifik mengatur minimal usia perkawinan, batas usia perkawinan adalah masalah ijtihadiyyah. Dalam studi gender, kesetaraan minimal usia perkawinan merupakan bentuk keadilan hukum, menghilangkan diskriminasi dan eksploitasi anak perempuan. Tetapi implementasi regulasi tersebut belum berjalan secara efektif.

Keywords

Kesetaraan Usia Perkawinan, Fikih, Gender, Efektivitas Hukum

Full Text:

PDF

References

Al-Bukhari, Muhammad Ismail. 1981. Shahih al-Bukhari, Beirut: Dar al-Fikr.

Ali, Zainuddin. 2006. Sosiologi Hukum, Jakarta: Sinar Grafika.

Al-Jawi, Muhammad Nawawi. T.th. Nihayat al-Zayn, Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Naysaburi, Muslim. 1955. Shahih Muslim, Vol. 6, Hadis Nomor 4944. Kairo: Dar Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah.

Al-Qahthani, 2000. Majmu’at al-Fawaid al-Bahiyah ala Mandzumah al-Qawaid al-Fiqhiyyah, Riyad: Dar Shami’i.

Al-Qurthubi, Syamsuddin. 2003. Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, Vol. 7, Riyad: Dar ‘Alam al-Kutub.

Al-Suyuthi, Abdurrahman. 1983. Al-Asybah wa al-Nadhair. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.

Al-Zuhayli, Wahbah. 1997. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Beirut: Dar al-Fikr.

Arief, Barda Nawawi, 2013. Kapita Selekta Hukum Pidana, Bandung: Citra Aditya.

Friedman, Lawrence M. 1969. The Legal System: A Sosial Science Perspektive, New York: Russel Soge Foundation.

Ibn Asyur, Muhammad al-Thahir. 1984. Al-Tahrir wa al-Tanwir, Tunis: Al-Dar al-Tunisiyah.

Kamanto, 2011. Pengantar Sosiologi, Jakarta: Lembaga Penelitian.

Kementerian Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, (Jakarta: PT Sinergi Pustaka Indonesia

Mertokusumo, Sudikno. 1991. Mengenal Hukum (Suatu Pendahuluan), Yogyakarta: Liberty.

Nasution, Rosramadhana. 2016. Ketertindasan Perempuan dalam Tradisi Kawin Anom: Subaltern Perempuan pada Suku Banjar dalam Perspektif Postkolonial, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Partanto, Pius A. Dan M Dahlan Al Barry, 1994. Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola.

Rohman, Holilur. 2016. “Batas Usia Ideal Pernikahan”, Journal of Islamic Studies and Humanities,” Vol. 1, No. 1 (), 68. Doi: 10.21580/jish.11.1374.

Salim, H.S dan Erlis Septiana Nurbani, 2013. Penerapan Teori Hukum Pada Tesis dan Disertasi, Edisi Pertama, Jakarta: Rajawali Press.

Soekanto, Soerjono. 1982. Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum, Jakarta: CV Rajawali.

Soekanto, Soerjono. 2007. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soekanto, Soerjono. 2008. Faktor-faktor Yang mempengaruhi Penegakan Hukum, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Taneko, Soleman B. Pokok-Pokok Studi Hukum dalam Masyarakat, 1993. Jakarta: Rajawali Press.

Warassih, Esmi. 2011. “Pranata Hukum Sebuah Telaah Sosiologi”, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harahap, Ikwanuddin. 2019. “2019-Determining The Age Of Marriage In Indonesia; Family Law Reform On Al-Maslaha Approach,” Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan 5, no. 2 (): 159–71, doi: 10.24952/almaqasid.v5i2.2067.g1647

Grijns, Mies .2018. “Child Marriage in a Village in West Java (Indonesia): Compromises between Legal Obligations and Religious Concerns,” Asian Journal Of Law And Society, , 1–14, doi:10.1017/als.2018.9;

Yusuf. 2020. “Dinamika Batasan Usia Perkawinan Di Indonesia: Kajian Psikologi Dan Hukum Islam,” JIL : Journal of Islamic Law 1, no. 2 (2020): 200–217; Gabrila Christy Mumek, “Perlindungan Dan Upaya Hukum Dalam Menekan Maraknya Perkawinan Anak Di Indonesia,” Lex Et Societatis 8, no. 1 (2020)

Ilma, Mughniatul. 2019. “Regulasi Dispensasi Dalam Penguatan Aturan Batas Usia Kawin Bagi Anak Pasca Lahirnya UU No. 16 Tahun 2019,” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam 2, no. 2 (2020): 133–66, doi:10.37680/almanhaj.v2i2.478.

Supu, Mohamad Nuralim. 2020. “The Judge’s Consideration In Granting The Application For Marriage Dispensation After The Enactment Of Law No. 16 2019.” Estudiente Law Journal; VOL. 2 NO. 1 Februari 2020; 153-165, doi:10.33756/eslaj.v0i0.13224.

Abdullah, Suaib. 2019. “Polemic and Existence Marriage Dispensation given Marriage Law.” Estudiente Law Journal; Vol. 1 No. 3 OKTOBER 2019; 726-740, doi: 10.33756/eslaj.v1i3.13318.

Susilawati, Susi, Ashar Ridwan, and Sitti Fatimah Maddusila. 2021. “The Rise of Child Marriage in Palu City.” Tadulako Law Review; Vol 6, No 1 (2021); 40-49 ; 2527-2985 ; 2527-2977, http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/TLR/ article/view/16902.

Chamidah, and Akhmad Khisni. 2021. “The Effectiveness of Marriage Age Limit Regulations.” Law Development Journal; Vol 3, No 4 (2021): December 2021; 844-851 ; doi:10.30659/ldj.3.4.844-851.

Susilawati, Susi, Ashar Ridwan, and Sitti Fatimah Maddusila. 2021. “The Rise of Child Marriage in Palu City.” Tadulako Law Review; Vol 6, No 1 (2021); 40-49 ; 2527-2985 ; 2527-2977, June. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/TLR/article/view/16902.

Yulkhamsah, Rusdi Isnan, 2011. Pandangan hakim tentang penerapan hukum yang berkeadilan gender dalam putusan: Studi di Pengadilan Agama Mojokerto, Diss. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Widayani, Ni Made Diska, and Sri Hartati. 2014. "Kesetaraan dan keadilan gender dalam pandangan perempuan Bali: Studi fenomenologis terhadap penulis perempuan Bali." Jurnal Psikologi 13.2 (), 150. doi:10.14710/jpu.13.2.149-162.

Indra Kusumawardhana and Rusdi Jarwo Abbas. 2018. "Indonesia di Persimpangan: Urgensi “Undang-Undang Kesetaraan dan Keadilan Gender” di Indonesia Pasca Deklarasi Bersama Buenos Aires Pada Tahun 2017." Jurnal HAM 9.2: 153-174. 163. doi:10.30641/ham.2018.9.153-174.

Solihah, Cucu. M. Budi Mulyana, and Aji Mulyana. 2019. "Pengarusutamaan Gender Dalam Pengembangan Sistem Pendayagunaan Zakat Melalui Modal Usaha Bergulir Di Desa Sindanglaka Kabupaten Cianjur." Jurnal Hukum & Pembangunan 49.2: 315. doi:10.21143/jhp.vol49.no2.2005

Hidayati, Tatik. 2017. “Pendekatan Maqāṣīd Al-Syarī’ah Pada Tradisi Kawin Anak Di Madura,” ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman 10, no. 2: 175–200, https://jurnal.instika.ac.id/index.php/AnilIslam/article/view/ 64/38.

Rosana, Ellya. 2014. “Kepatuhan Hukum Sebagai Wujud Kesadaran Hukum Masyarakat,” Jurnal TAPIs 10, no. 1: 1–25, doi : 10.24042/tps.v10i1.1600.

Duvall,E. M., & Miller, B. C., 1985. Marriage and family development (9th ed). New York, US: Harper and Row Publisher.

Sari, Fitri and Euis Sunarti, 2013. “Kesiapan Menikah Pada Dewasa Muda Dan Pengaruhnya Terhadap Usia Menikah,” Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen 6, no. 3: 143–53, doi: 10.24156/jikk.2013.6.3.143.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, 08 September 2022, https://jatengprov.go.id/publik/tekan-kasus-perkawinan-anak-jateng-luncurkan-care-center-jo-kawin-bocah/.

Https://katadata.co.id/muhammadridhoi/analisisdata/5ff7cb5cdf279/wabah-pernikahan-dini-di-tengah-pandemi-dan-dampak-buruknya

Https://www.pa-pelaihari.go.id/seputar-peradilan/746-tahun-2021-pa-pelaihari-periksa-188-perkara-dispensasi-kawin,-tidak-semua-dikabulkan.html

Bintang Puspayoga, 2022, 08 September 2022, , https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/3100/mui-dan-pemerintah-sepakat-deklarasikan-gerakan-nasional-pendewasaan-usia-perkawinan-untuk-peningkatan-kualitas-sumber-daya-manusia-indonesia.

Edy Wibowo, 2022, 08 September 2022, https://nasional.okezone. Com/read/2020/01/31/337/2161488/perkawinan-anak-di-indonesia-capai-193-ribu-kasus.

Kementrian PPPA dan BKKBN, 08 September 2022, https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-peradilan-agama/berita-daerah/signifikannya-perkara-dispensasi-kawin-terus-meningkat-di-masa-pandemi-covid-19.