PENANGANAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA MELALUI KONSEP RESTORATIVE JUSTICE (DOMESTIC VIOLENCE SOLVING THROUGH RESTORATIVE JUSTICE)

Ramiyanto .

Abstract

Restorative justice merupakan salah satu konsep dalam peradilan pidana yang digunakan untuk
menanganai perkara pidana dengan mengintegrasikan pelaku dan korban atau masyarakat
serta menjadikan pengadilan sebagai mediatornya. Kekerasan dalam rumah tangga
merupakan salah satu tindak pidana yang ada di Indonesia sebagaimana diatur oleh UU No.
23 Tahun 2004. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menangani perkara kekerasan
dalam rumah tangga dengan konsep restorative justice adalah mediasi penal (penal mediation),
yaitu penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan. Adapun bentuk-bentuk kekerasan dalam
rumah tangga yang dapat ditangani dengan cara tersebut adalah yang dikategorikan sebagai
tindak pidana aduan (klacht delicten) dan termasuk sebagai tindak pidana ringan.

Keywords

Kekerasan Dalam Rumah Tangga; Restorative Justice

Full Text:

PDF

References

Buku-Buku

Arief, Barda Nawawi. 2010, Mediasi Penal dalam Penyelesaian Perkara Di Luar

Pengadilan, Semarang: Pustaka Magister.

Atmasasmita, Romli. 1996, Sistem Peradilan Pidana (Criminal Justice System):

Perspektif Eksistensialisme dan Abolisionisme, Bandung; Bina Cipta.

-----------------, --------. 2011, Sistem Peradilan Pidana Kontemporer, Jakarta: Kencana.

Diana, Rika. Kekerasan dalam Rumah Tangga, JIA/Juni 2010/Th. XI/Nomor 1/71-84.

Hamzah, Andi. 2008, Terminologi Hukum Pidana, Jakarta: Sinar Grafika.

Mudzakir. Perkembangan Viktimologi dan Hukum Pidana, Makalah disampaikan pada

“Pelatihan Hukum Pidana dan Kriminologi: Kerjasama Faku;tas Hukum UGM

dan Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI), di

University Club UGM Yogyakarta: 23-27 Februari 2014.

Muladi. 1997, Hak Asasi Manusia, Politik, dan Sistem Peradilan Pidana, Semarang:

Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

------------------, ---------. 1995, Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana, Semarang:

Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Mulyadi, Lilik. 2013, Mediasi Penal dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia:

Pengkajian Asas, Norma, Teori, dan Praktik, Yustitia Edisi 85 Januari-April.

Prayitno, Kuat Puji. 2012, Restorative Justice untuk Peradilan Pidana di Indonesia,

Jurnal Dinamika Hukum Vol. 12.

Saloko, Murniati. 2011, Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Hak Asasi

Manusia, Jurnal Ilmiah Islah Vol. 13 No. 02/ Mei-Agustus.

Soeroso, Moerti Hadiati. 2010, Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Perspektif

Yuridis-Viktimologis, Jakarta: Sinar Grafika.

Sudarto. 2013, Hukum Pidana 1, Semarang: Yayasan Sudarto.

Sunaryo, Sidik. 2004, Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana, Malang: UMM Press.

Peraturan Perundang-Undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam

Rumah Tangga.

Website

Medan Bisnis, Mahkamah Agung: UU KDRT Berkiblat ke Asing,

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2014/12/22/137020/mahkamah-agung-uukdrt-berkiblat-ke-asing/#.VMkqfXufhVc, diakses tanggal 05 Maret 2015 pukul 15.15

Wib.

Admin (Ed), Hukum Progresif: Belajar dari Kasus Sudarta,

http://harnas.co/2014/12/22/belajar-dari-kasus-sudarta, diakses tanggal 05 Maret 2015

Pukul 19.20 Wib.