PENUNTUTAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA CORRUPTION LAWSUIT IN INDONESIAN LEGAL SYSTEM)

Ramelan .

Abstract

Korupsi sebagai suatu fenomena masalah transnasional terkait dengan teori
sosial tentang konsep kemajuan. Masalah korupsi bersifat sistemik, melibatkan
pemegang kekuasaan dan kekuatan dengan intelektual yang tinggi. Korupsi
dilakukan dengan modus operandi yang rapi, tertutup dan sulit diungkapkan.
Hal ini menimbulkan masalah bagaimana strategi penuntutan yang relevan
dengan keberhasilan pemberantasan tindak pidana korupsi. Pendekatan
normatif dengan menguasai secara teoritis dasar-dasar pelimpahan perkara,
surat dakwaan, hukum pembuktian dan hukum pidana materiil tentang unsurunsur tindak pidana diperlukan sebagai analisis penguatan melakukan tindak
penuntutan. Paradigma pengembalian harta kekayaan hasil tindak pidana
korupsi serta penyusunan pedoman atau standar penuntutan, pemidanaan
yang menghapus lembaga, rencana tuntutan akan mendorong jaksa lebih
mandiri, bertanggungjawab dan profesional.

Keywords

penuntutan; perkara tindak pidana korupsi; sistem hukum Indonesia

References

A. Karim Nasution, Masalah Surat Tuduhan dalam Proses Pidana, PN.

Percetakan Negara Republik Indonesia, Jakarta, 1972.

Direktorat Jenderal Pembinaan Hukum Departemen Kehakiman,

Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi. Pembentukan Undang-

Undang Nomor 3 tahun 1971,—————.

Direktorat Jenderal Pembinaan Hukum Departemen Kehakiman,

Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Moeljatno, Asas-Asas Hukum Pidana, Rineka Cipta, Jakarta, 1993.

Oemar Seno Adji, Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi-

Penerapannya, dalam Hukum Pidana Pengembangan, Erlangga,

Jakarta, 1985.

Piotr Stzompka, Sosiologi Perubahan Sosial (The Sociology Of Social Change),

Prenada Media, Jakarta, 2004.

Ramelan, Penerapan Konsep dan Pengertian Turut Serta (Medeplegen) dalam

Perkara Tindak Pidana Korupsi, Tesis. Program Pasca Sarjana

Universitas Padjajaran Bandung, 2002.

Ramelan, Hukum Acara Pidana, Teori dan Implementasi, Sumber Ilmu Jaya,

Jakarta, 2006.